
Mata Berita – Bayangkan tinggal ribuan kilometer jauh dari kampung halaman, tapi tetap berjuang memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Itulah yang dilakukan oleh diaspora Indonesia dan para sahabat Indonesia — atau yang akrab disebut Friends of Indonesia — yang tersebar di berbagai penjuru dunia, termasuk di Swiss. Mereka bukan sekadar warga negara yang merantau, melainkan duta-duta tak resmi yang membawa nama dan potensi Indonesia ke panggung internasional.
Setiap tahun, momen peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan istimewa bagi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di berbagai negara untuk merayakan semangat kebangsaan bersama komunitas diaspora. Tapi di Bern, Swiss, perayaan HUT ke-81 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2026 membawa nuansa yang lebih spesial dari biasanya. Bukan hanya karena upacara yang berlangsung khidmat, melainkan karena adanya penganugerahan penghargaan yang disebut Duta Ekonomi Awards 2026 — sebuah apresiasi nyata bagi mereka yang telah bekerja keras memajukan nama Indonesia di negeri orang.
Mungkin kamu bertanya-tanya: apa itu Duta Ekonomi Awards, siapa saja yang mendapatkannya, dan kenapa penghargaan ini penting? Artikel ini akan mengupasnya dari awal, supaya kamu bisa memahami betapa besar kontribusi diaspora dan sahabat Indonesia dalam membangun hubungan antarbangsa — bukan hanya di bidang budaya, tapi juga ekonomi, perdagangan, hingga kopi!
Apa Itu Duta Ekonomi Awards dan Mengapa Penting?
Duta Ekonomi Awards adalah penghargaan yang diberikan oleh KBRI Bern bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia kepada individu maupun institusi yang dinilai berperan nyata dalam mempromosikan potensi Indonesia di Swiss dan Liechtenstein. Penghargaan ini bukan sekadar seremonial belaka — ia merupakan bagian dari tradisi yang sengaja dibangun oleh KBRI Bern untuk menyemangati warga dan diaspora Indonesia agar terus aktif berkontribusi dalam kerja sama ekonomi antarnegara.
Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Ngurah Swajaya, menjelaskan dalam sambutannya bahwa penghargaan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi — bukan hanya bagi penerimanya, tapi juga bagi seluruh diaspora dan sahabat Indonesia yang menyaksikannya. “Penganugerahan Duta Ekonomi Awards 2026 kepada diaspora Indonesia dan sahabat Indonesia diapresiasi dan memberikan inspirasi bagi warga, diaspora dan sahabat Indonesia untuk terus mempromosikan potensi Indonesia di Swiss dan Liechtenstein,” ujarnya.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ngurah Swajaya, didampingi oleh Francis Wanadi selaku Ketua Kadin Indonesia-Swiss, yang hadir mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia. Kehadiran Kadin dalam prosesi ini menegaskan bahwa penghargaan bukan hanya simbol, melainkan bagian dari ekosistem kerja sama ekonomi yang lebih besar antara Indonesia dan Swiss.
5 Kategori Penerima Duta Ekonomi Awards 2026
Tahun ini, Duta Ekonomi Awards 2026 dibagi ke dalam lima kategori yang mencerminkan beragam bidang promosi Indonesia. Masing-masing kategori mewakili sektor yang sedang aktif dikembangkan dalam hubungan bilateral Indonesia-Swiss. Berikut adalah kelima penerima beserta kontribusi mereka.
1. Pendukung Promosi Ekspor Indonesia — Eiger Tropical Adventure GmbH
Eiger adalah nama yang sudah sangat dikenal di Indonesia sebagai merek peralatan outdoor. Kehadiran Eiger Tropical Adventure GmbH di Swiss bukan sekadar membuka cabang bisnis, melainkan menjadi salah satu wajah produk unggulan Indonesia di pasar Eropa. Penghargaan dalam kategori ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran mereka dalam mendorong ekspor produk Indonesia ke pasar Swiss dan sekitarnya.
2. Pendukung Promosi Kuliner Indonesia — Restoran Rumarasa, Zurich
Kuliner adalah salah satu cara paling efektif untuk mengenalkan budaya suatu bangsa. Restoran Rumarasa yang berlokasi di Zurich menjadi salah satu titik penting di mana warga Swiss dan wisatawan internasional bisa merasakan cita rasa masakan Indonesia secara langsung. Dengan menyajikan hidangan autentik Nusantara, Rumarasa berperan sebagai duta kuliner yang memperkenalkan kekayaan gastronomi Indonesia kepada khalayak Eropa.
3. Pendukung Promosi Investasi Indonesia — Roger Jann, CEO Nature4Growth
Menarik investor asing untuk masuk ke Indonesia adalah pekerjaan yang tidak mudah. Diperlukan kepercayaan, jaringan, dan komitmen jangka panjang. Roger Jann, CEO Nature4Growth, adalah salah satu figur yang berperan aktif dalam menjembatani kepentingan investasi Indonesia di lingkungan bisnis Swiss. Penghargaan dalam kategori investasi ini menjadi pengakuan atas kerja keras dan dedikasinya membangun koneksi antara kedua negara.
4. Pendukung Promosi Budaya Indonesia — Angklung Orchester Pada Suka Zurich
Siapa yang menyangka, di tengah kota Zurich yang modern dan kosmopolitan, ada sekelompok orang yang memainkan angklung — alat musik tradisional dari Jawa Barat — dan memperkenalkannya kepada warga setempat? Angklung Orchester Pada Suka Zurich adalah bukti nyata bahwa seni dan budaya bisa menjadi jembatan yang kuat antarbangsa. Mereka menerima penghargaan kategori Pendukung Promosi Budaya Indonesia sebagai apresiasi atas kontribusi mereka melestarikan dan memperkenalkan seni Nusantara di Eropa.
5. Pendukung Promosi Kopi Indonesia — Edel Coffee
Indonesia adalah salah satu produsen kopi terbesar dan terbaik di dunia, dengan varietas seperti kopi Gayo, Toraja, Flores, dan Kintamani yang mendunia. Edel Coffee hadir sebagai jembatan antara kualitas kopi Indonesia dengan selera pasar Eropa yang tinggi. Penghargaan ini mencerminkan betapa seriusnya Indonesia dalam mempromosikan komoditas unggulannya melalui jalur diplomasi ekonomi yang digerakkan oleh komunitas diaspora.
Lebih dari Sekadar Upacara: Suasana HUT RI di Bern
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bern digelar di Wisma Duta Besar RI, dimulai pukul 09.30 waktu setempat. Meski hujan sempat mengguyur kota Bern setelah periode cuaca panas yang panjang, hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat diaspora dan sahabat Indonesia yang hadir. Justru kehadiran mereka yang tetap antusias di tengah cuaca tidak mendukung menjadi gambaran nyata betapa kuatnya rasa cinta mereka terhadap tanah air.
Upacara berlangsung dengan khidmat. Duta Besar Ngurah Swajaya juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah dilanda bencana gempa bumi — sebuah momen yang mengingatkan bahwa semangat persatuan tidak hanya hadir dalam perayaan, tapi juga dalam empati dan kepedulian terhadap sesama.
Selepas upacara resmi, suasana berubah menjadi lebih hangat dan meriah. Berbagai perlombaan khas tujuh belasan digelar, mulai dari lari balon, makan kerupuk, karaoke, hingga pemilihan busana nasional terbaik. Bakso dan siomay pun tersedia untuk mengobati rindu akan cita rasa kampung halaman. Sederhana, tapi penuh makna.
Kehadiran Puteri Indonesia Kebudayaan 2026
Perayaan kali ini juga diwarnai dengan kehadiran Puteri Indonesia Kebudayaan 2026, Nilam Onasis. Kehadirannya bukan sekadar pemanis acara, melainkan bagian dari misi memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Nusantara kepada masyarakat Swiss dan Liechtenstein. Interaksi langsung antara Nilam dengan diaspora dan sahabat Indonesia menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian perayaan tersebut.
Penghargaan Employee of the Year untuk Elisa Fondo-Villar
Di luar Duta Ekonomi Awards, KBRI Bern juga memberikan penghargaan Employee of the Year 2026 kepada Elisa Fondo-Villar, pegawai setempat yang telah mengabdi hampir 40 tahun lamanya di KBRI Bern. Empat dekade pengabdian adalah sebuah komitmen luar biasa yang pantas mendapat apresiasi tulus. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa roda diplomasi Indonesia tidak hanya digerakkan oleh para diplomat, tapi juga oleh individu-individu berdedikasi di balik layar.
Momentum 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swiss
Peringatan HUT ke-81 RI di Bern tahun ini memiliki konteks yang sangat spesial: bertepatan dengan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Swiss. Hubungan yang terjalin sejak lama ini mencakup kerja sama di berbagai sektor, baik di tingkat pemerintah maupun antarmasyarakat.
Salah satu tonggak baru dalam hubungan bilateral ini adalah penandatanganan perjanjian kerja sama hilirisasi mineral dan logam antara Indonesia dan Swiss pada Juni 2026. Ini adalah langkah konkret yang menunjukkan bahwa hubungan kedua negara terus berkembang ke arah yang lebih strategis dan saling menguntungkan. Diaspora Indonesia di Swiss pun turut berperan aktif dalam memperkuat ikatan ini melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi sepanjang tahun.
Seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Bern ini diselenggarakan dalam nuansa yang sederhana namun bermakna — sebuah cerminan dari semangat kebersamaan yang melampaui batas geografis. Diaspora Indonesia di Swiss membuktikan bahwa mencintai tanah air tidak harus dilakukan dari dalam negeri. Justru dari jauh, mereka terus berjuang membawa nama Indonesia bersinar di panggung dunia.
Kisah para penerima Duta Ekonomi Awards 2026 ini semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua — bahwa di manapun kita berada, selalu ada cara untuk berkontribusi bagi Indonesia. Apakah kamu tertarik untuk mengenal lebih jauh tentang kiprah diaspora Indonesia di berbagai negara? Atau mungkin kamu sendiri memiliki cerita serupa? Yuk, terus jaga semangat itu dan bagikan kepada orang-orang di sekitarmu.







