Royal Pop Collection AP x Swatch Bikin Antrean Membludak di Jakarta, Ini Semua yang Perlu Kamu Tahu!

Mataberita.co.id – Ketika dua nama besar dari dunia jam tangan berkolaborasi, hasilnya selalu menarik perhatian. Tapi ketika Audemars Piguet dan Swatch memutuskan untuk menyatukan DNA

Redaksi

Mataberita.co.idKetika dua nama besar dari dunia jam tangan berkolaborasi, hasilnya selalu menarik perhatian. Tapi ketika Audemars Piguet dan Swatch memutuskan untuk menyatukan DNA mereka dalam sebuah koleksi jam saku, yang terjadi bukan sekadar rilis produk biasa. Ini adalah momen yang langsung memicu antrean panjang sejak dini hari di dua pusat perbelanjaan paling bergengsi di Jakarta, dan menggerakkan pasar spekulasi reseller bahkan sebelum produk sempat sampai ke tangan pembeli pertama.

The Royal Pop Collection adalah nama dari kolaborasi yang sudah sangat dinantikan ini. Koleksi jam saku yang memadukan desain Royal Oak yang ikonik dari Audemars Piguet dengan sentuhan warna-warna ceria khas Swatch ini resmi dijual perdana di Indonesia pada 16 Mei 2026. Grand Indonesia di Jakarta Pusat dan Pacific Place di Jakarta Selatan menjadi dua titik penjualan yang dipilih, dan keduanya langsung dipenuhi oleh para kolektor serta penggemar jam tangan yang tidak mau ketinggalan momen ini.

Yang menarik, kehadiran Royal Pop Collection di Indonesia ternyata tidak semata-mata menghadirkan antusiasme positif. Ada juga pro dan kontra yang muncul seputar pengelolaan antrean dan pelayanan di lokasi penjualan. Namun di balik semua itu, ada satu hal yang sudah dikonfirmasi resmi oleh Swatch Indonesia: koleksi ini bukan produk super terbatas yang akan lenyap dalam hitungan jam. Masih ada waktu bagi kamu yang ingin memilikinya.

Apa Itu The Royal Pop Collection?

Perpaduan Dua Dunia yang Tidak Biasa

Secara konseptual, The Royal Pop Collection adalah representasi dari dua pendekatan yang sangat berbeda terhadap dunia jam tangan. Audemars Piguet adalah simbol kemewahan Swiss yang sudah berdiri sejak 1875, sementara Swatch adalah merek demokratis yang selalu berhasil membuat jam tangan berkualitas menjadi lebih terjangkau dan berwarna-warni.

Baca Juga:  Cara Klaim Link DANA Kaget untuk Dapat Saldo Gratis dengan Aman dan Cepat

Kolaborasi keduanya menghasilkan sesuatu yang benar-benar unik: jam saku dengan DNA desain Royal Oak yang sangat dikenal, namun dengan harga yang jauh lebih membumi dan palet warna yang jauh lebih berani.

Material Bioceramic yang Menjadi Unggulan

Dari sisi material, The Royal Pop Collection mengandalkan bahan bioceramic yang menjadi salah satu keistimewaan teknis dari koleksi ini. Bioceramic adalah kombinasi antara keramik zirconium oxide dengan bahan biosourced, menghasilkan struktur yang ringan namun tetap kokoh dan tahan terhadap goresan sehari-hari.

Pilihan material ini bukan kebetulan. Bioceramic memberikan tekstur dan tampilan yang terasa premium saat dipegang, namun dengan bobot yang jauh lebih nyaman untuk dibawa sepanjang hari dibandingkan jam berbahan logam penuh.

Spesifikasi Teknis yang Layak Diapresiasi

Mesin SISTEM51 Hand-Wound Edition

Jantung dari The Royal Pop Collection adalah mesin SISTEM51 dalam versi hand-wound edition. Ini adalah mesin mekanis yang memerlukan interaksi langsung dari pengguna: kamu perlu memutar komponen inti secara manual sebelum jam dapat berjalan. Ini bukan kelemahan, melainkan bagian dari pengalaman memiliki jam mekanis yang selalu dihargai oleh para kolektor.

Bagi mereka yang baru mengenal dunia jam mekanis, pengalaman memutar crown dan merasakan mekanisme di dalam jam bergerak adalah sensasi tersendiri yang tidak bisa didapat dari jam digital atau quartz biasa.

Kaca Safir dan Jarum Super-LumiNova

Bagian depan jam dilapisi kaca safir anti-gores yang sudah dilengkapi lapisan anti-reflective untuk visibilitas yang lebih optimal dalam berbagai kondisi cahaya. Dial menampilkan motif tapisserie khas Audemars Piguet yang sudah sangat dikenal di kalangan penggemar jam mewah, dipadukan dengan penanda waktu dan jarum Grade A Super-LumiNova yang memancarkan cahaya biru saat kondisi gelap.

Detail-detail teknis ini menunjukkan bahwa meski Royal Pop Collection dijual di kisaran harga yang jauh lebih terjangkau dari produk AP murni, kualitas yang ditawarkan tetap diperhatikan serius.

Baca Juga:  Ramalan Zodiak Hari Ini 29 Desember 2025: Peruntungan Lengkap 12 Zodiak

Dua Desain Utama: Lépine dan Savonnette

Koleksi ini hadir dalam delapan tipe yang terbagi ke dalam dua kategori desain utama berdasarkan posisi crown atau tombol putar jam.

Desain Lépine menempatkan crown pada posisi jam 12, mengikuti tradisi jam saku klasik yang lebih umum. Sementara desain Savonnette memposisikan crown di angka jam 3, memberikan karakter visual yang sedikit berbeda dan seringkali lebih mudah dioperasikan dengan satu tangan.

Dari sisi harga, varian Lépine dipatok di kisaran 400 dolar AS atau sekitar Rp7 jutaan, sementara Savonnette sedikit lebih tinggi di angka 420 dolar AS atau sekitar Rp7,3 jutaan. Untuk pasar Indonesia, harga yang beredar di media sosial menyebut angka kisaran Rp8 jutaan untuk unit yang tersedia di Grand Indonesia, mengakomodasi penyesuaian pajak dan biaya distribusi lokal.

Peluncuran di Jakarta: Antusiasme Besar, Sedikit Kontroversi

Penjualan perdana pada 16 Mei 2026 di Grand Indonesia dan Pacific Place berlangsung dengan intensitas yang cukup tinggi. Banyak peminat yang sudah mempersiapkan diri dengan datang sejak dini hari, menciptakan antrean panjang yang menjadi pemandangan tersendiri di kedua lokasi tersebut.

Namun tidak semua orang pulang dengan pengalaman yang menyenangkan. Beberapa calon pembeli mengungkapkan ketidakpuasan terhadap standar operasional prosedur dan kualitas pelayanan dari pihak penyelenggara di lapangan. Ini adalah catatan yang perlu diperhatikan untuk peluncuran-peluncuran berikutnya.

Di sisi lain, lonjakan antrean juga berdampak pada melonjaknya harga di pasar reseller, sebuah fenomena yang sudah sangat familiar dalam setiap rilis produk kolaborasi bergengsi. Namun bagi yang tidak ingin membeli dari reseller dengan harga premium, ada kabar baik yang perlu diketahui.

Swatch Indonesia secara resmi mengkonfirmasi bahwa The Royal Pop Collection bukan produk dengan status rilis super terbatas. Koleksi ini dipastikan tetap tersedia di pasaran selama beberapa bulan ke depan, sehingga tidak perlu terburu-buru atau terjebak dalam permainan harga reseller jika kamu memang ingin membelinya di harga normal.

Royal Pop Collection adalah pernyataan bahwa desain ikonik tidak harus selalu datang dengan harga yang menutup pintu bagi banyak orang. Jika kamu tertarik memiliki sepotong sejarah kolaborasi dua merek legendaris ini, pantau terus ketersediaan produk di gerai resmi Swatch Indonesia dan jangan lewatkan kesempatan untuk memilikinya sebelum koleksi ini benar-benar habis dari pasaran!

Ikuti Kami di Google News

Related Post

rajadewa138