Mataberita.co.id – Bagi orang tua yang berencana menyekolahkan anak di lembaga pendidikan berbasis keagamaan, informasi tentang madrasah 2026 menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui sejak awal. Setiap tahun, proses penerimaan peserta didik baru di madrasah selalu menarik perhatian karena sistem seleksi dan jalurnya cukup beragam.
Pada tahun ajaran 2026/2027, proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) kembali dibuka oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Pendaftaran ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari RA hingga MA, baik madrasah negeri maupun swasta.
Menariknya, tahun ini terdapat beberapa jalur penerimaan yang bisa dimanfaatkan calon siswa sesuai dengan latar belakang dan prestasi mereka. Selain jalur reguler, tersedia juga jalur prestasi dan afirmasi yang memberikan peluang lebih luas bagi siswa berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu.
Jalur Pendaftaran Madrasah 2026
Program PMBM madrasah 2026 dibuka dalam beberapa tahapan sepanjang tahun. Pada awal tahun, pendaftaran sudah dimulai untuk beberapa madrasah unggulan seperti:
- MAN Insan Cendekia
- MAN Program Keagamaan
- MA Kejuruan Negeri
Madrasah tersebut biasanya memiliki sistem seleksi nasional dengan persaingan yang cukup ketat.
Jalur Seleksi yang Dibuka
Untuk sebagian besar madrasah negeri dan swasta lainnya, penerimaan murid baru dilakukan melalui tiga jalur utama.
1. Jalur Prestasi
Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Kuota maksimal yang disediakan biasanya sekitar 15 persen dari total penerimaan.
2. Jalur Afirmasi
Jalur afirmasi diberikan kepada calon siswa dari keluarga kurang mampu. Kuotanya juga dapat mencapai 15 persen.
3. Jalur Reguler
Jalur reguler merupakan jalur utama yang terbuka bagi seluruh calon peserta didik yang memenuhi persyaratan administrasi.
Dengan adanya berbagai jalur ini, peluang untuk masuk madrasah 2026 menjadi lebih luas bagi berbagai latar belakang siswa.
Syarat Pendaftaran Madrasah Berdasarkan Jenjang
Setiap jenjang pendidikan madrasah memiliki ketentuan usia dan dokumen yang berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya.
Syarat Masuk RA (Raudhatul Athfal)
Raudhatul Athfal merupakan jenjang pendidikan anak usia dini yang setara dengan taman kanak-kanak.
Ketentuan Usia
Kelompok usia dibagi menjadi dua kategori.
Kelompok A
Anak dengan usia 4 hingga 5 tahun dapat mendaftar pada kelompok ini.
Kelompok B
Anak dengan usia 5 hingga 6 tahun dapat mendaftar pada kelompok B.
Dokumen yang Dibutuhkan
Calon siswa harus melampirkan:
- Akta kelahiran
- Surat keterangan lahir dari pihak berwenang
Dokumen tersebut digunakan sebagai bukti valid usia anak saat pendaftaran.
Syarat Masuk MI Negeri dan Swasta
Madrasah Ibtidaiyah merupakan jenjang pendidikan setara sekolah dasar.
Ketentuan Usia
Beberapa aturan usia yang perlu diperhatikan:
- Anak usia 7 tahun wajib diterima sebagai siswa baru.
- Anak minimal usia 6 tahun pada 1 Juli 2026 masih dapat diterima dengan mempertimbangkan kapasitas kelas.
Pengecualian Usia
Anak yang berusia di bawah 6 tahun masih dapat diterima apabila memiliki:
- kecerdasan istimewa
- bakat khusus
- kesiapan belajar yang tinggi
Hal ini harus dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional atau guru sekolah sebelumnya.
Ketentuan Penting
Dalam proses seleksi MI, madrasah tidak diperbolehkan melakukan tes akademik maupun tes membaca, menulis, dan berhitung (calistung).
Syarat Pendaftaran MTs 2026
Madrasah Tsanawiyah adalah jenjang pendidikan setara SMP.
Ketentuan Usia
Calon siswa harus memiliki usia maksimal 15 tahun pada 1 Juli 2026.
Dokumen Pendidikan
Syarat dokumen meliputi:
- Ijazah atau surat tanda tamat belajar dari SD, MI, Paket A, atau pendidikan kesetaraan
- Akta kelahiran yang telah dilegalisasi
Ketentuan untuk Siswa dari Luar Negeri
Bagi siswa yang berasal dari sekolah luar negeri, diperlukan:
- surat kesetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemenag.
Ketentuan Inklusi
Untuk siswa berkebutuhan khusus yang mendaftar di madrasah inklusi, batas usia tidak diberlakukan.
Syarat Masuk MAN dan MA Swasta
Madrasah Aliyah merupakan jenjang pendidikan setara SMA.
Batas Usia
Calon siswa memiliki usia maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026.
Dokumen Pendidikan
Beberapa dokumen penting yang harus disiapkan:
- Ijazah SMP, MTs, atau Paket B
- Akta kelahiran
- Dokumen kesetaraan jika berasal dari luar negeri
Madrasah tertentu juga dapat menambahkan persyaratan tambahan seperti wawancara atau tes kemampuan.
Ketentuan Prestasi untuk Jalur Seleksi
Pada jalur prestasi, calon siswa dapat menyertakan berbagai bukti capaian yang dimiliki.
Prestasi Keagamaan
Beberapa contoh prestasi keagamaan yang dapat digunakan antara lain:
- Tahfidz Al-Qur’an
- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)
- Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ)
- Kaligrafi Islam
- Pidato Bahasa Arab
- Kompetisi baca kitab turats
Prestasi ini biasanya dibuktikan dengan sertifikat dari tingkat kabupaten hingga internasional.
Prestasi Akademik
Prestasi akademik juga menjadi pertimbangan penting dalam seleksi.
Contoh kompetisi yang diakui meliputi:
- Olimpiade Sains Nasional
- Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI)
- Kompetisi riset pelajar
Selain itu, nilai rapor juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan utama.
Prestasi Non-Akademik
Prestasi di bidang olahraga, seni, dan keterampilan juga dapat dilampirkan.
Contohnya:
- kejuaraan olahraga
- lomba seni dan budaya
- kompetisi madrasah seperti AKSIOMA
Semua prestasi tersebut harus disertai bukti resmi berupa sertifikat.
Dokumen Tambahan untuk Jalur Afirmasi
Calon siswa dari keluarga kurang mampu dapat mendaftar melalui jalur afirmasi.
Dokumen yang dapat digunakan sebagai bukti antara lain:
- Kartu Indonesia Pintar
- Program Keluarga Harapan
- Kartu Keluarga Sejahtera
- Surat Keterangan Tidak Mampu dari pemerintah daerah
Dokumen tersebut membantu memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran.
Dokumen untuk Siswa Berkebutuhan Khusus
Madrasah inklusi juga membuka kesempatan bagi siswa berkebutuhan khusus.
Beberapa dokumen yang biasanya diminta:
- surat keterangan dari psikolog
- surat keterangan dokter spesialis
- laporan asesmen dari sekolah sebelumnya
Dokumen ini digunakan untuk memahami kebutuhan belajar siswa secara lebih tepat.
Program madrasah 2026 membuka kesempatan luas bagi calon siswa dari berbagai latar belakang. Mulai dari RA hingga MA, setiap jenjang memiliki syarat dan mekanisme pendaftaran yang sudah diatur secara jelas oleh Kementerian Agama.
Dengan adanya jalur prestasi, afirmasi, dan reguler, calon siswa dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi dan kemampuan mereka. Yang terpenting adalah mempersiapkan dokumen sejak awal serta memahami persyaratan masing-masing madrasah tujuan.
Bagi orang tua dan siswa yang berminat melanjutkan pendidikan di madrasah, memantau jadwal pendaftaran dan menyiapkan berkas sejak dini akan sangat membantu memperbesar peluang diterima di sekolah yang diinginkan.








