Panduan Lengkap untuk Pemula: Apa Itu “Kono Goro” dan Bagaimana Cara Pakainya dalam Bahasa Jepang?

Pelajari arti dan cara pakai ungkapan kono goro (この頃) dalam bahasa Jepang untuk pemula, lengkap dengan pola kalimat dan contoh percakapan sehari-hari.

Redaksi

Panduan Lengkap untuk Pemula: Apa Itu "Kono Goro" dan Bagaimana Cara Pakainya dalam Bahasa Jepang?

Mata Berita – Kalau kamu baru mulai belajar bahasa Jepang, pasti sering merasa bingung dengan banyaknya ungkapan waktu yang ada. Bahasa Jepang punya cara unik untuk menyatakan “baru-baru ini”, “belakangan ini”, atau “sekarang ini” — dan salah satu ungkapan yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari adalah kono goro (この頃). Kelihatannya sepele, tapi kalau salah pakai, artinya bisa meleset jauh dari maksudmu.

Ungkapan waktu memang jadi salah satu fondasi penting ketika belajar bahasa apa pun, termasuk bahasa Jepang. Dengan menguasai kono goro, kamu bisa mulai membicarakan hal-hal terkini — mulai dari tren yang sedang ramai, perubahan cuaca, kebiasaan baru, sampai situasi kehidupan sehari-hari — semuanya dalam bahasa Jepang yang terdengar natural dan tidak kaku. Bayangkan bisa ngobrol santai dengan teman asal Jepang atau rekan kerja di sana; ungkapan seperti ini yang akan membuat percakapanmu terasa hidup.

Artikel ini dirancang khusus untuk pemula yang ingin memahami kono goro dari dasarnya. Kita akan kupas tuntas artinya, pola kalimatnya, perbedaannya dengan ungkapan serupa, hingga contoh penggunaannya yang bisa langsung kamu praktikkan. Yuk, kita mulai!

Apa Sebenarnya Arti Kono Goro (この頃)?

Secara harfiah, kono goro (この頃) terdiri dari dua elemen: kono (この) yang berarti “ini” atau merujuk pada sesuatu yang dekat secara waktu maupun tempat, dan goro (頃) yang berarti “sekitar” atau “waktu”. Jika digabung, maknanya menjadi “sekitar waktu ini” — yang dalam bahasa Indonesia paling tepat diterjemahkan sebagai “belakangan ini”, “baru-baru ini”, atau “sekarang ini”.

Yang perlu dipahami adalah bahwa kono goro tidak merujuk pada satu titik waktu yang spesifik, melainkan pada sebuah periode di sekitar waktu sekarang. Jadi, saat kamu bilang kono goro, kamu sedang membicarakan sesuatu yang sudah berlangsung beberapa waktu belakangan dan masih relevan hingga saat ini. Ini berbeda dengan ungkapan yang merujuk pada momen sesaat atau peristiwa yang sudah lama berlalu.

Baca Juga:  Kuota Sekolah SNBP 2026 Diumumkan Hari Ini, Cek Persentase & Jadwal Lengkapnya

Pola Kalimat Dasar dengan Kono Goro

Cara menggunakan kono goro dalam kalimat sebenarnya cukup mudah dan fleksibel. Ada dua pola dasar yang perlu kamu hafal:

Pola Pertama: この頃 + Kalimat

Ini adalah pola paling sederhana. Kono goro diletakkan di awal kalimat sebagai keterangan waktu, lalu diikuti langsung oleh informasi yang ingin kamu sampaikan. Contohnya:

この頃、よく雨が降ります。
Kono goro, yoku ame ga furimasu.
Artinya: “Belakangan ini, sering hujan.”

Pola ini terasa lebih santai dan umum digunakan dalam percakapan sehari-hari yang informal maupun semi-formal.

Pola Kedua: この頃は + Kalimat

Pola kedua menambahkan partikel は (wa) setelah kono goro. Penambahan は di sini berfungsi sebagai penanda topik (topic marker), yang membuat penekanan pada “belakangan ini” menjadi lebih kuat. Seolah-olah kamu ingin bilang, “Khusus untuk periode belakangan ini, situasinya begini…”

この頃は、とても忙しいです。
Kono goro wa, totemo isogashii desu.
Artinya: “Belakangan ini, saya sangat sibuk.”

Penggunaan は membuat kalimatmu terasa lebih reflektif dan sedikit lebih formal dibanding tanpa partikel tersebut. Keduanya benar dan bisa dipakai sesuai konteks.

Contoh Penggunaan Kono Goro dalam Percakapan Sehari-hari

Agar makin paham, mari kita lihat beberapa contoh kalimat yang bisa langsung kamu praktikkan. Contoh-contoh ini mencakup berbagai topik yang sering muncul dalam percakapan ringan sehari-hari.

Membicarakan Kebiasaan atau Rutinitas Baru

この頃、毎朝ジョギングしています。
Kono goro, maiasa jogingu shite imasu.
Artinya: “Belakangan ini, saya jogging setiap pagi.”

Kalimat ini sangat cocok digunakan saat kamu ingin bercerita tentang kebiasaan baru yang sedang kamu jalani. Pola ~しています (shite imasu) menunjukkan kegiatan yang berlangsung secara rutin atau sedang dalam proses.

Membicarakan Perubahan Situasi atau Kondisi

この頃は、物価が高くなりました。
Kono goro wa, bukka ga takaku narimashita.
Artinya: “Belakangan ini, harga-harga barang menjadi mahal.”

Ini contoh yang sangat relevan dengan kehidupan nyata. Kamu bisa mengganti bukka ga takaku narimashita dengan informasi lain sesuai situasi yang ingin kamu ceritakan, misalnya soal cuaca, pekerjaan, atau kondisi kesehatan.

Baca Juga:  Deteksi Dini Demam Berdarah: Kenali Gejala Awal, Tindakan Cepat, dan Cara Mencegahnya di Rumah

Mengungkapkan Perasaan atau Keadaan Diri Sendiri

この頃、なんだか元気がないです。
Kono goro, nandaka genki ga nai desu.
Artinya: “Belakangan ini, entah kenapa saya kurang bersemangat.”

Ungkapan nandaka (なんだか) yang berarti “entah kenapa” atau “rasanya kok” membuat kalimat ini terdengar sangat natural dan manusiawi — persis seperti yang biasa diucapkan orang Jepang dalam obrolan sehari-hari.

Bedanya Kono Goro dengan Ungkapan Waktu Serupa

Banyak pemula yang bingung membedakan kono goro dengan ungkapan serupa dalam bahasa Jepang. Mari kita bandingkan sebentar agar tidak tertukar.

Kono Goro vs. Saikin (最近)

Saikin (最近) juga berarti “baru-baru ini” atau “belakangan ini”, dan secara umum memiliki arti yang sangat mirip dengan kono goro. Namun, ada sedikit perbedaan nuansa: saikin cenderung lebih sering digunakan dalam konteks formal maupun informal dan lebih umum terdengar di media, berita, atau tulisan resmi. Sementara kono goro lebih terasa hangat dan personal, sering dipakai dalam percakapan santai atau ekspresi perasaan pribadi.

Misalnya, dalam sebuah artikel berita, kamu akan lebih sering menemukan saikin. Tapi saat mengobrol dengan teman atau menceritakan kehidupan pribadi, kono goro terasa lebih natural.

Kono Goro vs. Chikagoro (近頃)

Chikagoro (近頃) secara harfiah berarti “hari-hari dekat ini” dan artinya pun nyaris identik dengan kono goro. Perbedaannya sangat halus — chikagoro cenderung digunakan dalam bahasa yang sedikit lebih formal atau dalam tulisan, sedangkan kono goro lebih akrab dan kasual dalam percakapan lisan. Untuk level pemula, keduanya bisa dianggap setara dan saling menggantikan dalam kebanyakan konteks.

Tips Belajar dan Menghafalkan Kono Goro

Salah satu cara paling efektif untuk menguasai ungkapan seperti kono goro adalah dengan langsung memakainya dalam kalimat yang relevan dengan hidupmu. Coba buat 3–5 kalimat tentang keseharianmu menggunakan kono goro. Misalnya, apa yang kamu sering lakukan belakangan ini? Apa yang berubah dalam hidupmu? Tulis dalam bahasa Jepang sederhana, lalu coba ucapkan dengan keras.

Selain itu, biasakan diri mendengar ungkapan ini melalui drama Jepang, anime, atau podcast bahasa Jepang. Ketika kamu mendengar kono goro muncul dalam konteks nyata, otak akan jauh lebih mudah mengingat dan memahami cara pakainya dibanding sekadar membaca penjelasan teori.

Belajar bahasa Jepang memang butuh proses, tapi satu ungkapan baru seperti kono goro yang kamu kuasai hari ini adalah satu langkah nyata menuju kelancaran berbicara. Jangan terburu-buru — yang penting konsisten dan nikmati prosesnya. Coba sisipkan kono goro dalam percakapanmu hari ini, dan rasakan sendiri betapa ungkapan sederhana ini bisa membuat kalimat bahasa Jepangmu terdengar jauh lebih natural dan hidup. Selamat berlatih!

Ikuti Kami di Google News

Related Post

sbobet88

slot88

supervegas88

supervegas88