Bacaan Doa Sesudah Sahur Lengkap Arab, Latin, dan Artinya untuk Menyempurnakan Puasa

MataBerita – Bacaan doa sesudah sahur menjadi amalan yang sering dianjurkan menjelang waktu imsak selama Ramadan. Selain memperkuat niat berpuasa, doa ini juga menjadi bentuk

redaksi 2

MataBerita – Bacaan doa sesudah sahur menjadi amalan yang sering dianjurkan menjelang waktu imsak selama Ramadan. Selain memperkuat niat berpuasa, doa ini juga menjadi bentuk syukur atas rezeki yang telah diberikan sebelum menahan lapar dan dahaga seharian.

Banyak umat Muslim mencari panduan lengkap doa sesudah sahur dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya agar mudah diamalkan. Meski tidak ada satu lafaz khusus yang wajib dibaca, para ulama sepakat bahwa memperbanyak doa, istighfar, dan dzikir setelah sahur termasuk amalan yang dianjurkan karena waktunya tergolong mustajab.

Artikel ini merangkum bacaan doa sesudah sahur lengkap, keutamaan sahur menurut hadis, serta waktu terbaik untuk berdoa agar ibadah puasa semakin berkah dan khusyuk.

Keutamaan Sahur dalam Islam

Sahur adalah aktivitas makan dan minum sebelum memasuki waktu subuh sebagai persiapan berpuasa. Hukumnya sunah, tetapi sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan spiritual dan fisik.

Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.”

Hadis ini menunjukkan bahwa sahur bukan sekadar makan sebelum puasa, melainkan bagian dari ibadah yang membawa berkah. Bahkan, keberkahan sahur tetap ada meski hanya dengan seteguk air.

Selain itu, waktu sahur bertepatan dengan sepertiga malam terakhir—waktu yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai momen mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan. Dalam QS Az-Zariyat ayat 18 disebutkan bahwa orang-orang beriman memohon ampun di akhir malam, menandakan pentingnya memperbanyak doa saat sahur.

Baca Juga:  Cara Cek PIP Lewat Aplikasi SIPINTAR 2025, Praktis dan Bisa Dilakukan dari HP

Bacaan Doa Sesudah Sahur Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Tidak ada satu doa baku yang wajib dibaca setelah sahur. Namun, beberapa doa umum sangat dianjurkan karena mengandung pujian, syukur, dan permohonan rahmat kepada Allah SWT.

Doa Syukur Setelah Makan Sahur

Arab:
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْنَ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Latin:
Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin.

Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk orang-orang yang berserah diri.”

Doa ini bisa dibaca sebagai bentuk rasa syukur setelah sahur dan sebagai penguat niat menjalankan puasa.

Doa Memohon Rahmat bagi Orang yang Bersahur

Arab:
يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ

Latin:
Yarhamullâhul mutasahhirîn.

Artinya:
“Semoga Allah merahmati orang-orang yang bersahur.”

Doa ini mengandung harapan agar Allah memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan puasa.

Bacaan Istighfar yang Dianjurkan

Setelah sahur, dianjurkan memperbanyak istighfar karena waktunya termasuk mustajab. Beberapa bacaan yang bisa diamalkan:

Istighfar pendek:
أَسْتَغْفِرُ الله
Astaghfirullah
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”

Istighfar lengkap:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْه
Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah yang tiada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Sayyidul istighfar juga sangat dianjurkan dibaca karena mengandung permohonan ampunan yang lengkap.

Mengapa Doa Setelah Sahur Penting?

Menguatkan Niat Puasa

Doa setelah sahur membantu memperkuat niat sebelum memulai puasa. Niat yang tulus menjadi kunci diterimanya ibadah.

Memohon Kekuatan dan Kelancaran

Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menjaga sikap dan ucapan. Doa menjadi sarana memohon kekuatan agar mampu menjalani hari dengan sabar.

Baca Juga:  Tata Cara Shalat Tarawih Lengkap Beserta Niat dan Doanya di Bulan Ramadhan

Bentuk Syukur atas Nikmat

Bangun sahur, memiliki makanan, dan kesehatan adalah nikmat yang patut disyukuri. Doa menjadi cara mengakui semua karunia tersebut berasal dari Allah SWT.

Memanfaatkan Waktu Mustajab

Ulama menjelaskan bahwa waktu sebelum subuh adalah salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Memanjatkan doa setelah sahur berarti memanfaatkan momen yang sangat dianjurkan.

Waktu Terbaik Membaca Doa Setelah Sahur

Agar doa lebih khusyuk dan diharapkan mustajab, ada beberapa waktu yang dianjurkan:

Setelah Selesai Makan Sahur

Segera membaca doa setelah makan membantu menjaga konsentrasi dan niat sebelum memulai puasa.

Sepertiga Malam Terakhir

Waktu ini dikenal sebagai momen mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan. Banyak ulama menyarankan mengakhirkan sahur mendekati subuh agar bisa berdoa lebih lama.

Menjelang Azan Subuh

Dalam hadis disebutkan bahwa jeda antara sahur dan azan subuh cukup untuk membaca sekitar 50 ayat Al-Qur’an. Artinya, masih ada waktu singkat yang bisa dimanfaatkan untuk berdoa dan berdzikir.

Hikmah dan Manfaat Sahur

Sahur memiliki manfaat yang luas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan.

Manfaat Spiritual

  • Mengikuti sunah Rasulullah SAW
  • Mendapat keberkahan dalam puasa
  • Memanfaatkan waktu mustajab untuk berdoa
  • Menambah pahala melalui dzikir dan istighfar

Manfaat Fisik

  • Memberi energi untuk beraktivitas
  • Membantu menjaga konsentrasi selama puasa
  • Mengurangi risiko lemas berlebihan

Para ulama menekankan bahwa sahur bukan sekadar makan, tetapi juga kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan ibadah.

Penutup

Membaca bacaan doa sesudah sahur lengkap Arab, Latin, dan artinya merupakan amalan sederhana namun penuh makna. Selain sebagai ungkapan syukur, doa ini membantu memperkuat niat dan memohon kelancaran menjalankan puasa.

Dengan memanfaatkan waktu sahur untuk berdoa, berdzikir, dan beristighfar, umat Muslim dapat meraih keberkahan yang lebih besar selama Ramadan. Meski tidak ada satu doa wajib, membaca doa-doa umum yang dianjurkan sudah cukup untuk menyempurnakan ibadah sahur.

Menjadikan doa sebagai kebiasaan setelah sahur juga membantu menjaga fokus spiritual sepanjang hari, sehingga puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan.

Ikuti Kami di Google News

Related Post

rajadewa138