MataBerita – Kabar yang ditunggu para penggemar survival horror akhirnya tiba. Resident Evil 9 resmi meluncur secara global pada Jumat, 27 Februari 2026, termasuk di Indonesia. Game terbaru dari Capcom ini hadir dengan judul Resident Evil Requiem dan langsung mencuri perhatian komunitas gamer.
Sebagai seri kesembilan dari waralaba legendaris Resident Evil, Resident Evil 9 menjadi kelanjutan dari Resident Evil Village yang dirilis pada 2021 lalu. Ekspektasi tinggi pun menyertai peluncurannya, mengingat seri sebelumnya sukses secara komersial maupun kritik.
Lalu, apa saja yang ditawarkan Resident Evil Requiem? Mulai dari harga di Indonesia, perbedaan edisi, hingga sistem gameplay dua karakter dengan dua sudut pandang berbeda, berikut ulasan lengkapnya.
Resident Evil 9 Resmi Rilis Global
Peluncuran Resident Evil 9 dilakukan serentak secara global pada 27 Februari 2026. Indonesia termasuk salah satu negara yang langsung mendapatkan akses resmi ke game ini melalui berbagai platform distribusi digital dan konsol.
Capcom sebelumnya menyatakan bahwa Resident Evil Requiem dirancang sebagai evolusi dari formula klasik survival horror yang memadukan ketegangan, eksplorasi, dan aksi. Dalam beberapa pernyataan resminya, Capcom menegaskan bahwa seri ini tetap mempertahankan identitas horor psikologis yang menjadi ciri khas franchise tersebut, sembari menghadirkan inovasi dari sisi mekanik permainan.
Platform yang Mendukung Resident Evil Requiem
Resident Evil 9 tersedia di sejumlah platform populer, antara lain:
- PC (via Steam)
- PlayStation 5
- Xbox Series X and Series S
- Nintendo Switch 2
Ketersediaan lintas platform ini memperluas jangkauan pemain, sekaligus menunjukkan komitmen Capcom dalam menjangkau berbagai segmen gamer, baik pengguna PC maupun konsol generasi terbaru.
Harga Resident Evil 9 di Indonesia
Berikut daftar harga Resident Evil Requiem di masing-masing platform:
PC (Steam) & PS5
- Standard Edition: Rp 910.000
- Deluxe Edition: Rp 1.039.000
Xbox Series X/S & Nintendo Switch 2 (Harga Internasional)
- Standard Edition: 70 dollar AS (sekitar Rp 1,1 juta)
- Deluxe Edition: 80 dollar AS (sekitar Rp 1,3 juta)
Perlu dicatat, harga dalam rupiah dapat berubah tergantung kurs dan kebijakan masing-masing platform digital.
Perbedaan Standard Edition dan Deluxe Edition
Capcom menyediakan dua edisi pembelian untuk Resident Evil 9, yakni Standard Edition dan Deluxe Edition.
Bonus Deluxe Edition
Pemain yang membeli Deluxe Edition akan mendapatkan sejumlah konten tambahan, antara lain:
- Kostum eksklusif untuk karakter
- Weapon skin bertema khusus
- Screen filter unik
- Charm eksklusif
- Audio pack klasik Raccoon City
- Dokumen tambahan bertajuk “Letters from 1998”
Konten ini bersifat kosmetik dan koleksi, tetapi bagi penggemar berat Resident Evil, bonus tersebut tentu menambah nilai nostalgia dan kedalaman lore.
Gameplay Dua Karakter, Dua Perspektif Berbeda
Salah satu inovasi paling menonjol di Resident Evil 9 adalah sistem gameplay dua karakter utama dengan pendekatan yang kontras.
Grace Ashcroft: Survival Horror Murni
Pemain akan mengendalikan Grace Ashcroft, analis intelijen FBI yang juga putri dari Alyssa Ashcroft (karakter dari Resident Evil Outbreak).
Gameplay Grace berfokus pada survival horror klasik:
- Sumber daya terbatas
- Dikejar makhluk misterius
- Lebih banyak bersembunyi dan menyelinap
- Perspektif utama first-person
Atmosfer mencekam sangat terasa di segmen ini. Pemain dipaksa berpikir strategis dan tidak bisa sembarangan menggunakan amunisi.
Leon S. Kennedy: Aksi dan Taktikal
Di sisi lain, pemain juga akan mengendalikan Leon S. Kennedy, agen D.S.O yang pertama kali muncul di Resident Evil 2.
Gameplay Leon lebih berorientasi pada aksi:
- Fokus tembak-menembak
- Serangan jarak dekat
- Perspektif default third-person
- Tetap bisa berganti sudut pandang ke first-person
Pendekatan ini memberikan variasi ritme permainan, sehingga pemain tidak merasa monoton.
Alur Cerita: Misteri Wrenwood Hotel dan Jejak Umbrella
Cerita utama Resident Evil 9 berpusat pada investigasi Grace terkait kematian misterius di Wrenwood Hotel, lokasi yang memiliki hubungan dengan kematian ibunya. Dalam prosesnya, ia diculik dan terjebak di fasilitas medis misterius.
Sementara itu, Leon menyelidiki kematian para penyintas tragedi Raccoon City. Penyelidikan tersebut mengarah pada mantan ilmuwan organisasi farmasi misterius Umbrella.
Nama Umbrella Corporation tentu bukan hal baru bagi penggemar seri ini. Organisasi tersebut sudah lama menjadi biang keladi berbagai eksperimen biologis dalam semesta Resident Evil.
Seiring berjalannya cerita, jalur investigasi Grace dan Leon perlahan terhubung. Keduanya akhirnya menghadapi misteri besar yang berpotensi membuka babak baru dalam saga Resident Evil.
Analisis: Evolusi Survival Horror Modern
Secara konsep, Resident Evil 9 tampak mencoba menyeimbangkan dua gaya yang sebelumnya sempat terpisah di seri terdahulu: horor intens ala first-person seperti Resident Evil 7 dan Village, serta aksi third-person seperti era klasik Resident Evil 4 hingga 6.
Pendekatan dua perspektif ini bukan hanya gimmick, tetapi menjadi alat naratif yang memperkaya pengalaman bermain. Pemain diajak merasakan ketakutan yang intim melalui Grace, sekaligus sensasi aksi cepat melalui Leon.
Strategi ini juga menunjukkan bahwa Capcom terus bereksperimen tanpa meninggalkan identitas utama franchise.
Kesimpulan
Resident Evil 9 atau Resident Evil Requiem hadir sebagai lanjutan ambisius dari seri sebelumnya. Dengan dua karakter utama, dua sudut pandang berbeda, serta cerita yang kembali mengangkat bayang-bayang Umbrella, game ini menawarkan kombinasi nostalgia dan inovasi.
Bagi penggemar lama maupun pemain baru, Resident Evil 9 menjadi salah satu rilisan survival horror paling menarik di awal 2026. Tinggal memilih edisi yang sesuai dan bersiap memasuki teror terbaru dari semesta Resident Evil.








