Cara Tukar Uang Baru Buat THR Lebaran di Kas Keliling BI, Ini Syarat dan Cara Pesannya

MataBerita – Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk uang baru masih jadi kebiasaan yang dinanti banyak orang. Tak heran,

redaksi 2

MataBerita – Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk uang baru masih jadi kebiasaan yang dinanti banyak orang. Tak heran, layanan penukaran uang baru selalu ramai diburu masyarakat setiap Ramadan.

Salah satu fasilitas resmi yang paling banyak dimanfaatkan adalah kas keliling dari Bank Indonesia (BI). Layanan ini hadir di berbagai daerah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan uang pecahan baru secara tertib dan aman.

Lalu, bagaimana sebenarnya panduan tukar uang baru buat THR Lebaran di kas keliling BI? Apa saja syaratnya, dan bagaimana cara memesan secara online? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Kas Keliling BI?

Kas keliling merupakan layanan resmi Bank Indonesia yang menyediakan penukaran uang Rupiah kepada masyarakat. Layanan ini biasanya dioptimalkan menjelang Ramadan dan Idulfitri, ketika kebutuhan uang pecahan kecil meningkat drastis.

Bank Indonesia secara rutin mengimbau masyarakat untuk menukar uang hanya melalui jalur resmi demi menghindari praktik percaloan maupun peredaran uang palsu. Penukaran dilakukan sesuai kuota dan jadwal yang telah ditentukan.

Menurut informasi resmi BI, layanan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi uang Rupiah serta memastikan kualitas uang yang beredar tetap layak edar.

Syarat Tukar Uang Baru di Kas Keliling BI

Sebelum datang ke lokasi kas keliling, ada sejumlah syarat yang wajib dipenuhi. Proses penukaran kini tidak lagi bisa dilakukan secara langsung tanpa pemesanan.

Baca Juga:  Kenaikan Gaji PNS Oktober 2025: Kabar Baik untuk ASN dan Pensiunan

1. Wajib Pesan Melalui Aplikasi PINTAR

Masyarakat harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah). Pada halaman utama, pilih menu kas keliling, lalu tentukan provinsi lokasi penukaran yang diinginkan.

Sistem akan menampilkan daftar lokasi dan tanggal yang tersedia. Pilih jadwal sesuai kebutuhan dan kuota yang masih terbuka.

2. Isi Data Diri Lengkap

Saat melakukan pemesanan, penukar wajib mengisi data berikut:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
  • Nama lengkap
  • Nomor telepon aktif
  • Email (opsional)

Pastikan data diisi dengan benar karena akan diverifikasi saat penukaran.

3. Tentukan Jumlah dan Pecahan Uang

Penukar harus mengisi jumlah lembar atau keping uang yang akan ditukarkan sesuai batas maksimal dan komposisi pecahan yang telah ditetapkan Bank Indonesia.

BI biasanya mengatur batas maksimal penukaran per orang guna memastikan pemerataan layanan.

4. Simpan Bukti Pemesanan

Setelah proses selesai, sistem akan mengeluarkan bukti pemesanan. Dokumen ini wajib disimpan, baik dalam bentuk digital (screenshot) maupun cetak.

Penukaran hanya dapat dilakukan sesuai tanggal, lokasi, dan waktu yang tertera pada bukti tersebut.

Ketentuan Saat Datang ke Lokasi Penukaran

Agar proses berjalan lancar, ada beberapa aturan tambahan yang perlu diperhatikan.

Datang Sesuai Jadwal

Penukaran tidak bisa dilakukan di luar jadwal yang sudah dipilih. Jika melewatkan jadwal, NIK baru bisa digunakan kembali setelah tanggal pemesanan sebelumnya terlewati.

Bawa Uang dengan Nominal Pas

Penukar wajib membawa uang Rupiah dalam jumlah nominal yang sama persis dengan yang tertera di bukti pemesanan. Tidak ada layanan pengurangan atau penambahan nominal di lokasi.

Tata Cara Pengemasan Uang

Uang yang akan ditukarkan harus:

  • Dipilah berdasarkan jenis pecahan dan tahun emisi
  • Disusun searah
  • Dipisahkan antara uang layak edar dan tidak layak edar
  • Tidak menggunakan selotip, lakban, perekat, atau staples
Baca Juga:  Purbaya Tanggapi Tantangan KDM soal Rp4 T: Cek Sendiri Datanya!

Ketentuan ini bertujuan mempercepat proses verifikasi dan menjaga kualitas uang.

Mekanisme Penggantian Uang oleh BI

Bank Indonesia akan mengganti uang yang ditukarkan dengan nominal yang sama. Penggantian bisa menggunakan pecahan dan tahun emisi yang sama atau berbeda, selama keaslian uang dapat dikenali.

Jika kondisi uang sudah sangat rusak namun ciri keasliannya masih dapat diidentifikasi, BI tetap memberikan penggantian sesuai aturan yang berlaku.

Kebijakan ini sejalan dengan mandat Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang bertanggung jawab menjaga kepercayaan terhadap Rupiah.

Mengapa Harus Tukar di Kas Keliling Resmi?

Menukar uang melalui kas keliling resmi BI memiliki sejumlah keuntungan:

  • Aman dari praktik percaloan
  • Terhindar dari risiko uang palsu
  • Tidak dikenakan biaya tambahan
  • Nominal sesuai ketentuan resmi

Bank Indonesia sebelumnya juga mengingatkan masyarakat agar tidak menukar uang di pihak yang tidak berizin karena berpotensi merugikan.

Selain itu, sistem pemesanan online membantu mengurangi antrean panjang dan memastikan distribusi lebih merata.

Tips Agar Tidak Kehabisan Kuota

Karena minat masyarakat sangat tinggi, kuota penukaran sering cepat habis. Berikut beberapa tips:

  1. Pantau jadwal pembukaan kuota secara berkala
  2. Siapkan data diri sebelum mengakses sistem
  3. Login lebih awal saat jadwal dibuka
  4. Pastikan koneksi internet stabil

Biasanya, jadwal dan informasi kuota diumumkan melalui kanal resmi Bank Indonesia di masing-masing wilayah.

Tradisi THR dan Kebutuhan Uang Pecahan Baru

Memberikan THR dalam bentuk uang baru bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga bagian dari budaya berbagi kebahagiaan saat Lebaran. Uang pecahan kecil seperti Rp2.000, Rp5.000, hingga Rp10.000 menjadi yang paling dicari.

Secara ekonomi, peningkatan permintaan uang tunai menjelang Idulfitri memang signifikan. Karena itu, BI rutin menyiapkan tambahan likuiditas untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Dengan mengikuti panduan tukar uang baru buat THR Lebaran di kas keliling BI secara benar, masyarakat bisa memperoleh uang baru dengan aman, tertib, dan tanpa biaya tambahan.

Pastikan selalu mengikuti informasi resmi dan melakukan pemesanan sesuai prosedur agar proses penukaran berjalan lancar.

Ikuti Kami di Google News

Related Post

rajadewa138