Ganjil Genap Hari Ini 16 Februari 2026 Ditiadakan, Jakarta Bebas Melintas Saat Libur Imlek

MataBerita – Kebijakan ganjil genap hari ini 16 Februari 2026 di Jakarta resmi ditiadakan. Warga ibu kota bisa melintas tanpa pembatasan kendaraan selama dua hari,

redaksi 2

MataBerita – Kebijakan ganjil genap hari ini 16 Februari 2026 di Jakarta resmi ditiadakan. Warga ibu kota bisa melintas tanpa pembatasan kendaraan selama dua hari, yakni Senin (16/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026), bertepatan dengan libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Peniadaan aturan ganjil genap ini membuat mobilitas di sejumlah ruas jalan utama DKI Jakarta lebih longgar dari biasanya. Meski demikian, pemerintah daerah tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap mematuhi aturan lalu lintas selama masa libur panjang.

Selain kebijakan di dalam kota, arus kendaraan keluar-masuk wilayah Jabodetabek juga diprediksi meningkat signifikan. Operator jalan tol dan pihak terkait telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi demi menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama periode libur Imlek 2026.

Ganjil Genap DKI Jakarta Ditiadakan karena Libur Imlek

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memastikan kebijakan ganjil genap hari ini 16 Februari 2026 tidak diberlakukan. Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo, menjelaskan keputusan tersebut berkaitan langsung dengan peringatan Tahun Baru Imlek yang ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Menurut Syafrin, peniadaan ini mengacu pada aturan yang sudah berlaku, yakni Surat Keputusan Bersama tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 serta Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa sistem ganjil genap tidak diterapkan pada hari libur nasional maupun akhir pekan.

“Sehubungan dengan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, pelaksanaan sistem ganjil genap di berbagai ruas jalan di Jakarta ditiadakan,” ujar Syafrin dalam keterangan resmi, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga:  Hari Ini BEM SI Turun ke Jalan Demo Tagih Janji Setahun Pemerintahan Prabowo

Tetap Diminta Tertib di Jalan

Meski pembatasan kendaraan ditiadakan, Dishub DKI Jakarta tetap mengimbau warga untuk menjaga ketertiban dan keselamatan berkendara. Pengendara diminta tetap mematuhi rambu lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama periode libur.

Syafrin menegaskan, kelonggaran aturan bukan berarti masyarakat bisa mengabaikan disiplin berkendara. Kepadatan lalu lintas justru berpotensi meningkat karena mobilitas masyarakat yang tinggi saat libur panjang.

Prediksi Lonjakan Kendaraan Saat Libur Imlek

Selain kondisi di dalam kota, arus kendaraan di jalan tol juga diperkirakan mengalami lonjakan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sekitar 1,6 juta kendaraan akan keluar dan masuk wilayah Jabodetabek selama lima hari libur panjang Imlek 2026, mulai 13 hingga 17 Februari.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyebut angka tersebut meningkat sekitar 13,34 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Perhitungan tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yakni:

  • GT Cikupa (arah Merak)
  • GT Ciawi (arah Puncak)
  • GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa)
  • GT Kalihurip Utama (arah Bandung)

Antisipasi Hujan dan Kondisi Jalan

Jasa Marga juga menyiapkan langkah antisipasi terkait potensi cuaca buruk. Prediksi curah hujan menengah hingga tinggi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjadi salah satu faktor yang diperhatikan selama periode libur.

Perusahaan melakukan perbaikan jalan sesuai prosedur teknis dengan penanganan awal maksimal 2×24 jam untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal. Petugas operasional juga disiagakan 24 jam di seluruh ruas tol untuk merespons gangguan perjalanan atau keadaan darurat.

Rivan mengimbau pengguna jalan agar tetap tenang jika mengalami kendala di perjalanan dan segera menghubungi call center Jasa Marga di 14080 untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga:  Apakah Hari Ini Tanggal Merah 16 Februari 2026? Cek Libur Imlek dan Cuti Bersama

Distribusi Kendaraan Keluar dan Masuk Jabodetabek

Dari total 1,6 juta kendaraan yang diprediksi bergerak selama libur Imlek, sekitar 831 ribu kendaraan diperkirakan meninggalkan wilayah Jabodetabek. Distribusi arus kendaraan didominasi oleh arah timur menuju Trans Jawa dan Bandung.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Arah timur (Trans Jawa dan Bandung): 44,6 persen
  • Arah barat (Merak): 28,2 persen
  • Arah selatan (Puncak): 27,2 persen

Sementara itu, kendaraan yang masuk kembali ke Jabodetabek diperkirakan mencapai 846 ribu unit, dengan komposisi yang relatif serupa.

Dampak Peniadaan Ganjil Genap bagi Warga

Kebijakan ganjil genap hari ini 16 Februari 2026 yang ditiadakan memberi ruang mobilitas lebih fleksibel bagi masyarakat. Banyak warga memanfaatkan momen libur Imlek untuk bepergian, baik di dalam kota maupun keluar daerah.

Namun, kelonggaran ini juga berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas di titik-titik tertentu, terutama jalur wisata dan tol menuju luar kota. Karena itu, pemerintah daerah dan operator jalan tol mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik.

Pengendara disarankan memantau kondisi lalu lintas secara berkala, menjaga jarak aman, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum bepergian.

Kesimpulan

Peniadaan ganjil genap hari ini 16 Februari 2026 merupakan kebijakan rutin saat hari libur nasional, termasuk perayaan Tahun Baru Imlek. Meski tidak ada pembatasan kendaraan, masyarakat tetap diminta tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Lonjakan mobilitas selama libur panjang diprediksi cukup tinggi, terutama di jalur tol dan kawasan wisata. Dengan persiapan dari berbagai pihak, diharapkan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman hingga akhir periode libur.

Ikuti Kami di Google News

Related Post

rajadewa138