Harga Bitcoin (BTC) Anjlok, Pasar Kripto Tertekan Sentimen Global dan Wall Street

MataBerita – Harga Bitcoin (BTC) hari ini anjlok dan kembali menekan pasar kripto global pada perdagangan Rabu pagi. Penurunan ini terjadi di tengah pelemahan pasar

redaksi 2

MataBerita – Harga Bitcoin (BTC) hari ini anjlok dan kembali menekan pasar kripto global pada perdagangan Rabu pagi. Penurunan ini terjadi di tengah pelemahan pasar saham Amerika Serikat yang memicu sentimen risk-off di kalangan investor global. Aset kripto utama pun kompak bergerak turun, mengikuti tekanan dari sektor teknologi dan keuangan di Wall Street.

Dalam beberapa hari terakhir, volatilitas pasar kripto meningkat tajam. Investor terlihat lebih berhati-hati setelah aksi jual besar-besaran di bursa saham AS, ditambah ketidakpastian kebijakan fiskal pemerintah Amerika Serikat. Kombinasi faktor makroekonomi dan sentimen pasar global membuat pergerakan harga Bitcoin serta altcoin utama berada di zona merah.

Meski sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan menjelang akhir perdagangan di Amerika Serikat, tekanan jangka menengah masih membayangi. Sejumlah analis menilai pasar kripto sedang berada dalam fase pelemahan yang menyerupai siklus bearish sebelumnya, meski peluang pembalikan tren tetap terbuka jika sentimen global membaik.

Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini Anjlok di Bawah US$ 76.000

Berdasarkan data pasar kripto global pada Rabu (4/2/2026) pagi sekitar pukul 06.35 WIB, kapitalisasi pasar kripto dunia turun sekitar 3,29% menjadi US$ 2,56 triliun. Penurunan ini sejalan dengan koreksi harga Bitcoin (BTC) yang jatuh 3,7% ke level US$ 75.799 per koin atau sekitar Rp 1,27 miliar.

Penurunan harga tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Indeks CoinDesk 20 yang merepresentasikan 20 aset kripto terbesar juga terkoreksi sekitar 3,53%. Ethereum turun lebih dari 4% ke kisaran US$ 2.240, sementara Solana merosot lebih dalam hingga lebih dari 6% ke area US$ 98. Binance Coin (BNB), XRP, dan Dogecoin juga ikut melemah.

Baca Juga:  Rekomendasi Kripto Hari Ini 15 Desember 2025: Bitcoin Terkoreksi, Sentimen Global Jadi Penentu Arah Pasar

Pergerakan Aset Kripto Utama

  • Bitcoin (BTC): turun sekitar 3,7% ke US$ 75.799
  • Ethereum (ETH): turun 4,5% ke US$ 2.240
  • Solana (SOL): anjlok lebih dari 6% ke US$ 98
  • BNB: melemah sekitar 2%
  • XRP dan Dogecoin: turun lebih dari 2%

Penurunan serentak ini menunjukkan bahwa tekanan tidak hanya bersifat teknikal, tetapi juga dipengaruhi faktor eksternal yang lebih luas.

Dampak Pelemahan Wall Street terhadap Pasar Kripto

Harga Bitcoin (BTC) hari ini anjlok seiring dengan aksi jual di pasar saham Amerika Serikat. Pada perdagangan Selasa waktu AS, indeks Nasdaq sempat turun hingga 2%, sedangkan S&P 500 terkoreksi lebih dari 1%. Penurunan ini dipicu aksi jual pada saham teknologi besar, perusahaan software, hingga perusahaan private equity.

Kondisi tersebut memicu sentimen risk-off, yaitu kecenderungan investor mengurangi aset berisiko seperti saham teknologi dan kripto. Dalam situasi seperti ini, investor biasanya beralih ke aset yang dianggap lebih aman.

Menurut laporan CoinDesk, tekanan di pasar kripto meningkat ketika gelombang jual global terjadi. Bitcoin sempat anjlok hingga US$ 72.800, menjadi salah satu level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Ethereum bahkan sempat turun ke kisaran US$ 2.200, sementara Solana sempat jatuh di bawah US$ 100.

Faktor Makro yang Mempengaruhi

Beberapa faktor utama yang memicu pelemahan pasar:

  • Aksi jual saham teknologi di AS
  • Ketidakpastian kebijakan fiskal pemerintah AS
  • Sentimen global yang cenderung menghindari risiko
  • Volatilitas tinggi di pasar keuangan

Korelasi antara pasar kripto dan saham teknologi kembali terlihat kuat dalam periode ini.

Sentimen Positif dari Pemerintah AS Mulai Redakan Tekanan

Meski sempat tertekan, pasar mulai menunjukkan tanda stabil setelah DPR Amerika Serikat meloloskan paket pendanaan pemerintah dengan selisih tipis suara. Keputusan tersebut membuka jalan bagi berakhirnya sebagian penutupan pemerintahan (government shutdown).

Baca Juga:  Rekomendasi Kripto Hari Ini Selasa 28 Oktober 2025: BTC Koreksi Tipis, Ini Altcoin yang Berpotensi Cuan

Langkah ini memberi sentimen positif jangka pendek bagi pasar global. Bitcoin sempat memangkas sebagian kerugiannya dan bergerak di kisaran US$ 74.800. Ethereum juga stabil di sekitar US$ 2.181, meski masih berada di bawah level sebelumnya.

Analis pasar menilai bahwa kepastian kebijakan fiskal di AS menjadi salah satu faktor penting bagi stabilitas pasar kripto. Ketika risiko makro berkurang, investor cenderung kembali masuk ke aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Analisis Pakar: Pasar Masih di Fase Crypto Winter

Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, menilai bahwa pasar kripto masih berada dalam fase “crypto winter” sejak awal 2025. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan siklus bearish pada 2018 dan 2022.

Menurut Hougan, fase pelemahan panjang sering kali diakhiri dengan kelelahan pasar dan sentimen pesimistis ekstrem. Kondisi tersebut justru bisa menjadi tanda bahwa pasar mendekati titik dasar.

Ia menjelaskan bahwa secara historis, pasar kripto sering menemukan titik terendah setelah periode keputusasaan investor. Jika pola tersebut terulang, maka peluang pemulihan harga Bitcoin dalam beberapa pekan ke depan tetap terbuka.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa volatilitas masih akan tinggi dan investor perlu berhati-hati.

Dampak bagi Investor dan Prospek ke Depan

Penurunan harga Bitcoin (BTC) hari ini anjlok memberi dampak langsung pada investor ritel maupun institusi. Portofolio kripto mengalami koreksi, sementara minat beli cenderung menurun dalam jangka pendek.

Meski demikian, sejumlah pelaku industri menilai fundamental Bitcoin masih relatif kuat dalam jangka panjang. Adopsi institusional, perkembangan teknologi blockchain, dan regulasi yang semakin jelas dinilai dapat mendukung pemulihan pasar.

Hal yang Perlu Diperhatikan Investor

  • Pergerakan suku bunga global
  • Kebijakan ekonomi Amerika Serikat
  • Arus dana institusional ke kripto
  • Sentimen pasar global

Jika tekanan makro mereda dan likuiditas kembali meningkat, pasar kripto berpotensi stabil.

Kesimpulan

Harga Bitcoin (BTC) hari ini anjlok dipicu kombinasi faktor global, mulai dari pelemahan Wall Street hingga sentimen risk-off di pasar keuangan. Meski tekanan jangka pendek masih terasa, beberapa sinyal menunjukkan potensi stabilisasi jika kondisi makro membaik.

Investor disarankan tetap memantau perkembangan global dan tidak mengambil keputusan impulsif di tengah volatilitas tinggi. Seperti siklus sebelumnya, pasar kripto dikenal bergerak dalam pola naik-turun yang tajam, namun tetap memiliki peluang pemulihan dalam jangka panjang.

Ikuti Kami di Google News

Related Post

rajadewa138