Marc Marquez Bidik Rekor Valentino Rossi di MotoGP 2026, Sejarah Baru di Depan Mata?

MataBerita – Ambisi besar tengah dibidik pembalap Ducati, Marc Marquez, jelang musim MotoGP 2026. Setelah sukses merebut kembali gelar juara dunia pada 2025, The Baby

redaksi 2

MataBerita – Ambisi besar tengah dibidik pembalap Ducati, Marc Marquez, jelang musim MotoGP 2026. Setelah sukses merebut kembali gelar juara dunia pada 2025, The Baby Alien kini berada di ambang pencapaian bersejarah: melampaui rekor milik rival legendarisnya, Valentino Rossi.

Persaingan Marquez dan Rossi selama bertahun-tahun memang selalu menjadi bahan perbincangan. Kini, bukan lagi duel di lintasan yang jadi sorotan, melainkan catatan statistik dan sejarah yang bisa berubah jika Marquez kembali tampil dominan musim depan.

Dengan koleksi gelar yang sama di kelas utama dan peluang masih terbuka lebar, MotoGP 2026 berpotensi menjadi musim paling menentukan dalam perjalanan karier Marquez.

Rekor Gelar Juara Dunia: Marquez vs Rossi

Secara statistik, Marc Marquez dan Valentino Rossi saat ini sejajar dalam beberapa aspek penting.

Sama-Sama Tujuh Gelar di Kelas Utama

Baik Marquez maupun Rossi sama-sama mengoleksi tujuh gelar juara dunia di kelas utama (500cc/MotoGP). Raihan tersebut menempatkan keduanya di jajaran elite pembalap terbaik sepanjang sejarah.

Tak hanya itu, keduanya juga sama-sama memiliki total sembilan gelar juara dunia lintas kelas (125cc/Moto3, 250cc/Moto2, dan 500cc/MotoGP).

Artinya, dari sisi jumlah trofi, posisi mereka identik. Namun ada satu perbedaan krusial: Marquez masih aktif balapan, sementara Rossi telah pensiun sejak akhir musim 2021.

Baca Juga:  KIP Kuliah 2026 Naik Jadi Rp15,32 Triliun, Pemerintah Pastikan Tak Ada Pemotongan Anggaran

Target Berikutnya: Samai dan Lewati Giacomo Agostini

Jika berbicara soal sejarah balap motor dunia, satu nama yang selalu berada di puncak adalah Giacomo Agostini.

Agostini mengoleksi total 15 gelar juara dunia, dengan delapan di antaranya diraih di kelas utama. Rekor ini masih belum tersentuh hingga kini.

Peluang Besar di MotoGP 2026

Jika Marquez mampu mempertahankan gelarnya di MotoGP 2026, ia akan:

  • Mengoleksi delapan gelar kelas utama
  • Menyamai rekor Agostini di kelas premier
  • Resmi melampaui tujuh gelar Rossi di MotoGP

Secara matematis, peluang itu terbuka. Apalagi performa Marquez pada musim 2025 menunjukkan ia kembali ke level terbaiknya.

Ancaman Serius untuk Rekor 115 Kemenangan Rossi

Tak hanya gelar juara dunia, rekor lain yang bisa dilewati Marquez adalah jumlah kemenangan seri balap.

Valentino Rossi menutup kariernya dengan 115 kemenangan Grand Prix. Sementara itu, Marquez saat ini telah mengoleksi 99 kemenangan.

Artinya, hanya butuh 17 kemenangan lagi bagi pembalap asal Cervera tersebut untuk menggeser rekor The Doctor.

Dengan format sprint race dan jumlah seri yang semakin banyak dalam satu musim, peluang menambah kemenangan menjadi semakin realistis.

Bangkit dari Cedera Parah: Comeback yang Mengubah Segalanya

Kesuksesan Marquez kembali ke puncak pada 2025 tak bisa dilepaskan dari perjuangannya melewati masa sulit.

Sejak 2020, ia mengalami serangkaian cedera serius, terutama pada lengan kanan. Dalam enam tahun terakhir, Marquez tercatat menjalani delapan kali operasi dan mengalami lima cedera besar yang membuatnya absen panjang.

Situasi tersebut membuatnya puasa gelar dari 2020 hingga 2024.

Namun, kebangkitan pada 2025 menjadi salah satu comeback paling dramatis dalam sejarah MotoGP modern. Meski sempat mengalami cedera ringan di penghujung musim, ia tetap mampu mengunci gelar lebih awal.

Baca Juga:  Penasaran! Apa sih Sebenarnya Whip Pink yang Lagi Viral Itu? Ini Isi Kandungan, Efek, dan Risikonya

Dalam beberapa wawancara resmi MotoGP, Marquez menyebut periode cedera sebagai “fase paling sulit dalam kariernya,” namun juga menjadi momen yang membentuk mentalitasnya lebih kuat dari sebelumnya.

Angel Nieto dan Peta Besar Sejarah MotoGP

Selain Agostini, nama lain yang kerap disebut dalam daftar legenda adalah Angel Nieto.

Nieto mengoleksi 13 gelar juara dunia (tujuh di kelas 125cc dan enam di 50cc/80cc) pada era 1969–1984. Dalam daftar total gelar dunia lintas kelas, Nieto berada di bawah Agostini dan di atas Rossi serta Marquez.

Jika berbicara total gelar lintas kelas, Marquez memang masih harus bekerja keras untuk mendekati angka 15 milik Agostini. Namun dalam konteks kelas utama modern, musim MotoGP 2026 bisa menjadi titik balik sejarah.

MotoGP 2026: Momentum Awal dari Thailand

Musim baru akan dibuka di seri Thailand, yang dalam beberapa tahun terakhir selalu menyuguhkan persaingan ketat.

Bagi Marquez, balapan pembuka bukan sekadar ajang pemanasan. Ia membutuhkan start kuat untuk mengirim pesan kepada para rival bahwa targetnya jelas: mempertahankan gelar dan menulis sejarah baru.

Jika melihat performa 2025 dan konsistensi Ducati sebagai tim, banyak analis menilai Marquez akan kembali menjadi kandidat utama juara.

Namun tantangan tetap ada. Generasi muda seperti Francesco Bagnaia, Jorge Martin, hingga Pedro Acosta tentu tak akan tinggal diam.

Apakah Marquez Bisa Jadi yang Terbaik Sepanjang Masa?

Perdebatan soal siapa pembalap terbaik sepanjang masa (GOAT) selalu subjektif. Ada yang menilai dari jumlah gelar, ada yang melihat total kemenangan, ada pula yang mempertimbangkan era dan tingkat persaingan.

Namun satu hal pasti: jika Marc Marquez sukses meraih gelar di MotoGP 2026 dan menambah jumlah kemenangannya secara signifikan, argumen bahwa ia layak menyandang status pembalap terbaik sepanjang masa akan semakin kuat.

MotoGP 2026 bukan sekadar musim balap biasa. Ini adalah panggung sejarah.

Dan Marc Marquez berada di barisan terdepan untuk menorehkannya.

Ikuti Kami di Google News

Related Post

rajadewa138